Archive for the 'pendidikan' Category

May 12 2009

Menakar Mutu Pendidikan

Published by sianok under pendidikan

Oleh : Rudi Hartono G***

Tanggal 2 Mei kemarin, ditunjuk sebagai hari pendidikan nasional, tetapi di saat yang sama timbul protes keras tentang bobroknya dunia pendidikan lewat kecurangan, isu tentang bocornya soal ujian dan kurang memihaknya pendidikan bagi sebagian besar masyarakat.

Terlepas dari semua protes di atas, hal yang paling hakiki dari manfaat dan guna pendidikan yakni apa tercantum dalam pembukaan UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dalam hal ini tentu mutu pendidikanlah syarat utama yang paling menentukan dalam mencapai tugas luhur ini. Sekarang memang mutu pendidikan mulai berbenah, diantaranya, mulai diperbarui infrastruktur yang berhubungan dengan mutu pendidikan dan ditingkatkannya standarisasi pendidikan.

Sebenarnya ada dua hal yang bisa menjadi indikator apakah mutu pendidikan sudah sesuai dengan harapan. Pertama, bagaimana hasil dari luaran dari dunia pendidikan. Mengenai hal ini tentu berhubungan dengan hasil dari setiap capaian dunia pendidikan yang berhubungan dengan angka-angka dan statistic mengenai perkembangan dunia pendidikan.

Kedua, bagaimana hasil dari dalaman dunia pendidikan tersebut. Dalaman dari pendidikan berhubungan dengan bagaimana dunia pendidikan menghasilkan lulusan yang mempunyai integritas tinggi yang bisa diandalkan dan juga berhubungan dengan norma-norma, prilaku, sikap.

Luaran dan dalaman dari dunia pendidikan ini bagaikan dua sisi mata uang, satu sama lain tak bisa dipisahkan begitu saja. Kalaulah luaran menjadi prioritas utama, maka dunia pendidikan makin tercoreng dengan “mafia pendidikan”. Capaian pendidikan makin lama makin tinggi, memberikan terbukanya pintu besar seluas-luasnya bagi oknum untuk “main belakang” demi keuntungan pribadi. Muara dari kekeliruan ini akan melahirkan insan pendidikan yang menghalalkan jalan apa saja.

Begitu juga sebaliknya bila hanya masalah dalaman dari dunia pendidikan menjadi tujuan akhir saja, maka sulit kita melihat dan menakar naik atau turunnya mutu pendidikan, sehingga tidak ada perbaikan dan evaluasi ke arah yang lebih baik.

Seharusnya sekarang, dunia pendidikan bukan saja berorientasi pada naiknya jumlah statistik kelulusan dan batas kelulusan siswa yang makin hari makin selangit. Kalaulah begitu saja, maka angka-angka, statistik-statistik hanya menjadi hiasan tanpa makna, pelepas malu, dan bemper dari sekian banyak kasus yang mencoreng dunia pendidikan.

Bila dua hal ini sudah dipahami dan dijalankan tanpa meninggal satu dari lainnya bagai satu helaan nafas, maka apa yang diharapkan dalam dunia pendidikan makin memperoleh titik terang, dan tujuan penting dari dunia pendidikan yakni mencerdaskan kehidupan bangsa akan segera kita rasakan.

Akankah semua itu bisa terwujud dalam waktu dekat, semoga.

*** mahasiswa Ilmu Sajarah, Unand, Padang.

No responses yet